Bougenville Tower Lt 20 GB, Green Pramuka City
Jalan Jendral Ahmad Yani Kav 49, Jakarta 10570
Telepon : 021-22420698 - 081285170003
WhatsApp: 087877244450
Home » , » Tips Menulis Karya Ilmiah

Tips Menulis Karya Ilmiah

Tips Menulis Karya Ilmiah - Jasa Pembuatan Tesis. Karya ilmiah merupakan laporan tertulis yang memaparkan hasil penelitian yang memenuhi etika keilmuan dan disusun dengan sistematika penulisan tertentu dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Karya tulis bermanfaat untuk melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektif, melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber, meningkatkan pengorganisasian fakta atau data secara jelas dan sistematis, meningkatkan keterampilan menganalisis, dan memperoleh kepuasan itelektual. Karya tulis juga dapat menjadi bagai bahan acuan atau penelitian pendahuluan untuk penelitian selanjutnya.

Baca: Cara Membuat Makalah

Bahasa yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah adalah bahasa baku dan menggunakan bahasa keilmuan, yaitu ragam bahasa yang menggunakan istilah-istilah keilmuan yang khusus dan hanya dapat dipahami oleh pakar pada bidang tertentu.

Untuk itu, karya tulis seharusnya ditulis oleh orang yang mendalami bidangnya sehingga karya ilmiah yang dihasilkan menggali suatu permasalahan secara mendalam. Namun, tidak jarang orang melakukan beberapa kesalahan umum dalam penulisan karya ilmiah.

Baca juga: Tips Membuat Makalah Yang Benar

Untuk itu, kita perlu mempelajari kesalahan umum tersebut sehingga kita dapat menulis karya tulis yang benar.
Berikut kesalahan-kesalahan umum yang sering terjadi:

1. Tidak Memerhatikan Struktur Karya Tulis
Karya ilmiah memiliki sistematika penenulisan yang berbeda dengan karya tulis lainnya.
Sistematika penulisan karya ilmiah perlu dipatuhi dengan struktur umum sebagai berikut:
    Bab I Pendahuluan
      • 1.1 Latar Belakang Masalah
      • 1.2 Pembatasan Masalah
      • 1.3 Rumusan Masalah
      • 1.4 Tujuan Penelitian
      • 1.5 Manfaat Penelitian
        Bab II Landasan Teori

        Bab III Metode Penelitian

        Bab IV Hasil dan Pembahasan
        • 4.1 Hasil
        • 4.2 Pembahasan

        Bab V Kesimpulan dan Saran
        • 5.1 Kesimpulan
        • 5.2 Saran
        Penulis karya ilmiah tidak dapat menghilangkan salah satu atau bagian yang lain dalam struktur karya tulisnya. Namun, tak jarang banyak orang menuliskan isi dari bagian struktur karya tulis tidak sesuai dengan yang seharusnya. Misalkan, di bagian latar belakang terlalu banyak mengambil porsi bab II Lansasan teori.

        Baca juga: Sekilas Tentang Tesis

        2. Kurang Memerhatikan Penulisan Sesuai dengan EBI (Ejaan Bahasa Indonesia) 
        Karya tulis merupakan suatu tulisan yang memerhatikan suatu sistem penulisan tertentu sehingga sangat perlu mengecek tulisan kita sudah sesuai dengan EBI atau belum.

        Menulis karya tulis sesuai EBI menunjukkan sikap konsisten dan keseriusan penulis.
        Penggunaan kalimat yang efektif juga diatur dalam EBI dan bermanfaat dalam penulisan karya ilmiah.  Seringkali orang membuat kalimat yang boros dan bertele-tele bahkan menimbulkan makna yang ambigu. Hal tersebut tentu bukan merupakan ciri khas bahasa karya tulis ilmiah yang baik.

        3. Mengurangi Kesalahan Ketik (typo)
        Karya tulis yang ditemukan kesalahan ketik dapat membuat karya tulis tersebut diragukan kebenarannya.  Sangat beruntung sekali sekarang ada pengecekan typo secara online di typoonline.com.  Website ini sangat membantu kita untuk mengecek kesalahan ketik. Selain itu, kita juga dapat meminta bantuan orang lain untuk membaca dan mengecek kesalahan ketik karya tulis kita.

        4. Sinkronisasi Antara Situasi Yang Ada di Uraian Teks Dengan Yang Ada di Daftar Pustaka
        Seringkali sitasi yang ada pada teks karya ilmiah tidak sinkron dengan yang ada di daftar pustaka. Padahal sitasi pada teks yang merujuk pada daftar pustaka dapat membantu pembaca melacak pustaka yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah. Hal ini tentu menimbulkan kerancuan dan membingungkan pembaca.

        Baca juga: Contoh Kata Pengantar Skripsi

        Karya tulis jadi terlihat ditulis secara asal-asalan dan tidak meyakinkan. Kita perlu memilii pertanggungjawaban ilmiah yang harus memenuhi kaidah sitasi penyebutan sumber tulisan yang jelas dan memenuhi kaidah penulisan yang berkaitan dengan teknik kutip mengutip penulisan kata, frasa, dan kalimat yang sesuai dengan kaidah bahasa yang baik dan benar.

        Setelah mengetahui kesalahan umum di atas, sebagai seorang penulis karya ilmiah hendaknya kita terus belajar menulis sesuai dengan ketentuan penulisan karya tulis ilmiah yang berlaku.

        Jika anda masih mengalami kesulitan dalam membuat karya ilmiah, silahkan anda hubungi Jasa Bimbingan Pembuatan Tesis: GP Research ke nomor 021-22420698 - 081285170003 - 087877244450 atau 085105211415

        Ditulis oleh: Era Yustika 


        Paling Banyak Dibaca

        • ()