Bougenville Tower Lt 20 GB, Green Pramuka City
Jalan Jendral Ahmad Yani Kav 49, Jakarta 10570
Telepon : 021-22420698 - 081285170003
WhatsApp: 087877244450

Tips Mengatasi Kejenuhan Menulis Tesis

tips-mengatasi-kejenuhan-menulis-tesis
Tips Mengatasi Kejenuhan Menulis Tesis - Jasa Pembuatan Tesis Jakarta. Mengerjakan dan mengikuti proses dalam penulisan tesis sangat dibutuhkan ketekunan dan pantang menyerah dari penulis.

Melihat struktur penulisan tesis, kita tahu bahwa proses dan waktu yang dibutuhkan penyelesaian tesis akan memakan waktu yang lama.

Baca: Tips Menulis Judul Tesis

Kejenuhan adalah suatu hal yang bisa terjadi datang dan sangat memungkinkan penulis mengulur waktu untuk melanjutkan proses penulisannya bahkan terjadi penundaan proses kelulusan.
Kejenuhan terjadi bisa karena sudah tidak ada ide lagi atau bisa juga karena menemui beberapa kesulitan dalam menulis tesis.

Untuk itu, perhatikan beberapa tips di bawah ini untuk menghindari kejenuhan saat menulis tesis dan kita akan menemukan kembali semangat baru untuk memulai mengerjakan tesis kembali.  

Menata Ulang Ruang Kerja
Setelah sekian lama mengerjakan tesis, tentu kita akan mendapati ruang kerja atau meja kerja penuh dengan tumpukan buku maupun kertas, bahkan alat tulis. Karena kesibukan menulis tesis, seringkali banyak di antara kita yang akhirnya malas merapikannya karena super sibuk sehingga beralasan tidak ada waktu.

Baca: Jenuh Menulis Tesis, Ini Dia Solusinya

Padahal, ruang kerja atau meja kerja yang rapi, bersih, bahkan dibuat menarik secara langsung akan membuat kita semangat memulai membuka laptop atau duduk membaca buku referensi kita. Pikiranpun akan menjadi jernih melihat ruang kerja maupun meja kerja yang tertata dan dibuat menarik. Berhentilah sejenak, berikan waktu membereskan ruang kerja atau meja kerja kita.  

Mencari Teman untuk Sharing dan Berdiskusi
Kesulitan-kesulitan yang kita temui dalam penulisan tesis dapat menimbulkan kejenuhan. Untuk itu, penting bagi kita memiliki teman untuk sharing dan berdiskusi tentang hambatan-hambatan yang ditemui.

Simak juga: Contoh Tesis Manajemen

Teman yang kita ajak berdiskusi tentunya teman yang sedang mengerjakan tesis juga maupun yang sudah pernah menyelesaikan tesis. Kita dapat saling berbagi pengalaman dan lewat berdiskusi kita bisa mendapatkan ide-ide baru bahkan solusi untuk menyelesaikan kesulitan tersebut.  

Berkunjung ke Perpustakaan dan Toko Buku
Hal lain yang membuat kita jenuh adalah kurang referensi untuk mendukung penulisan tesis kita. Banyak sekali informasi yang dapat kita temukan ketika kita datang ke perpustakaan.
Kita dapat mengunjungi beberapa perpustakan dan toko buku, hitung-hitung kita juga bisa sambil jalan-jalan.

Simak juga: Cara Membuat Penulisan Tesis

Perpustakaan yang kita tuju tidak harus melulu yang berada di kampus kita namun juga bisa ke perputakaan kampus lain. Kita juga dapat mendapatkan suasana baru di perpustakaan kampus lain ataupun toko buku tersebut dan siapa tahu kita menemukan referensi yang kita butuhkan yang tidak kita temukan sebelumnya.  

Refreshing ke Tempat Wisata
Kita juga dapat melakukan perjalanan ke tempat wisata dan refreshing di sana untuk membuang kejenuhan kita. Kita bisa mengajak teman, saudara, dan keluarga untuk menikmati suasana baru selain ruangan kerja kita!

Baca juga: Jasa Pembuatan Tesis Murah

Jangan Lupa untuk Berdoa
Berdoa membantu kita untuk tetap tenang dan memperoleh kekuatan baru untuk menyelesaikan setiap kesulitan kita. Bagaimanapun, kita harus tetap berdoa agar Tuhan juga memudahkan segala proses pembuatan tesis kita.

Demikian 5 tips yang bisa kita lakukan agar kita bisa menemukan kembali semangat dan dapat mengatasi kejenuhan. Kiranya tips ini bermanfaat untuk kita dan kita semangat terus menyelesaikan tesis kita.

Jika anda mengalami kejenuhan dalam menulis tesis dan tidak dapat mengatasinya, silahkan anda hubungi Jasa Bimbingan Pembuatan Tesis: GP Research ke nomor 021-22420698 - 081285170003 - 087877244450 atau 085105211415

Kesulitan Dalam Menulis Tesis

kesulitan-dalam-menulis-tesis
Dalam proses menulis tesis, tentu akan ditemui kendala-kendala dalam penulisan tesis. Kita perlu mengenali kendala tersebut agar kita bisa waspada dan cepat-cepat mengatasi kendala tersebut jika sudah mulai datang.

Jadi apa saja kendala penulisan tesis?
  1. Kurang mengetahui cara menulis karya ilmiah
    Jika kita belum banyak pengalaman dalam menulis karya ilmiah tentunya kita akan mengalami kesulitan dalam menulis tesis. Bisa saja pengalaman kita hanya saat menulis skripsi.

    Tentu hal ini akan menjadi kendala bagi penulisan tesis karena tesis memiliki tingkat kerumitan yang lebih tinggi daripada menulis skripsi. Untuk itu, kita bisa mempelajari tesis lebih baik lagi dengan berdiskusi dengan teman yang lebih berpengalaman maupun juga membaca buku panduan menulis tesis.
  2. Baca: Tips Menulis Karya Ilmiah
  3. Kurangnya membaca literatur
    Menulis tesis akan mengalami kendala jika kita tidak membaca literatur. Membaca merupakan input bagi seseorang untuk menjadi output, yaitu menulis. Tanpa membaca maka seseorang akan mengalami kesulitan dalam menulis. Untuk itu, kita harus memiliki waktu rutin membaca literatur yang relevan dengan tema tesis kita.

  4. Baca: Contoh Tesis Pendidikan
  5. Kurangnya literatur yang memadai
    Sering membaca literatur secara rutin ternyata tidak cukup. Literatur yang dibaca juga harus memadai. Jika kita mengetahui bahwa bahan bacaan kita kurang memadai, segeralah mencari literatur yang memadai.

    Kita bisa mencarinya di perpustakaan kampus sendiri maupun kampus lain, toko buku, membeli secara online, membaca jurnal internasional secara online berbayar maupun tidak, maupun bertukar literatur dengan teman atau dosen yang memilikinya.

  6. Tidak mengecek ulang tulisan
    Tidak mengecek ulang tulisan sebelum dikumpulkan ke dosen pembimbing akan menjadi suatu kendala bagi mahasiswa. Seringkali akan ditemukan banyak kesalahan pengetikan, kutipan literatur yang tidak bersesuaian dengan isi yang sedang dibahas, maupun mengandung banyak kalimat yang tidak efektif.

    Hal ini tentu akan mengakibatkan kita mengulang tulisan kita maupun merevisi tulisan kita. Hal ini akan memakan waktu yang lama lagi. Untuk itu, sebelum dikumpulkan, kita harus membaca ulang dan mengecek kembali tulisan kita atau kita bisa juga meminta bantuan teman untuk membaca tulisan kita.

  7. Terjebak dalam melakukan plagiarism
    Dalam menulis tesis, kita seringkali akan mendapat masalah melakukan plagiasi karena ketidaktahuan kita cara mengutip sumber dari literatur. Seringkali kita mengambil kalimat yang sama persis dengan karya orang lain di tesis kita tanpa menyebutkan kredit ataupun sumbernya.

    Tentu tindakan plagiarism ini tindakan yang salah dan bahkan kita bisa dinyatakan gagal lulus. Sekarang ini, banyak aplikasi online untuk mengecek keaslian tulisan, untuk itu kita harus menjunjung tinggi kealisan ide yang akan kita tulis. Selain itu, kita juga harus mempelajari cara mengutip kalimat orang lain sehingga kita tidak menemui kesulitan dalam penulisan tesis maupun terjebak pada plagiarism.

Nah, sudah tahu kan apa saja kendala dalam penulisan tesis. Jika anda sudah berupaya menemukan solusinya namun masih juga mengalami kesulitan dalam menulis tesis, silahkan anda hubungi Jasa Bimbingan Pembuatan Tesis: GP Research ke nomor 021-22420698 - 081285170003 - 087877244450 atau 085105211415

Apa Itu Tesis?

apa-itu-tesis
APA ITU TESIS? Ditulis oleh: Era Yustika . Setelah menyelesaikan studi S1, banyak orang menginginkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi, yaitu memperoleh gelar magister (S2).

Untuk memperoleh gelar S2, seseorang harus melakukan tugas akhir yang disebut sebagai TESIS. Tesis ini secara struktur penulisan mirip dengan skripsi.

Jadi apa sebenarnya tesis itu? Yuk, kita simak penjelasan di bawah ini.

PENGERTIAN TESIS

Tesis merupakan karya ilmiah yang menyatakan suatu pengetahuan yang baru dengan cara melakukan penelitian atau pengujian terhadap suatu hipotesa.

Hipotesa adalah suatu praduga awal suatu penelitian yang akan diuji kebenarannya agar setelah itu kita mendapat suatu kesimpulan apakah suatu hipotesa tersebut benar atau tidak. Tesis ditulis untuk memperoleh gelar magister di jenjang pendidikan S2 (Strata 2).

Baca: Sekilas Tentang Tesis

TESIS dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam meneliti dengan bimbingan yang minimal dari dosen. Skripsi menjawab pertanyaan mengenai apa, sementara tesis menjawab pertanyaan apa dan mengapa.

Baca juga: Tips Membuat Judul Tesis

Contohnya, pada skripsi menjawab pertanyaan apa pengaruh metode pembelajaran terhadap motivasi belajar siswa. Sementara pada tesis juga akan menjawab pertanyaan mengapa metode pembelajaran mempengaruhi motivasi belajar?

TUJUAN PEMBUATAN TESIS

Selain untuk memperoleh gelar magister di program S2, TESIS juga ditulis untuk menjelaskan fenomena suatu ilmu pengetahuan secara menyeluruh dan untuk merumuskan suatu hipotesis berdasarkan teori yang sudah ada dan membuktikan kebenaran hipotesis tersebut.

Seorang mahasiswa S2 harus dapat membuat suatu sintesis yang baru maupun suatu penerapan yang sudah ada dan melaporkan secara tertulis. Selain itu, lewat penulisan tesis, seorang mahasiswa S2 dapat menunjukkan kemampuannya dalam melakukan penelitian dan pengembangan ilmu pada suatu bidang tertentu. Seorang mahasiswa dituntut kemandiriannya dalam melakukan penelitian dengan sedikit bimbingan dosen pembimbing.

Baca: Jasa Pembuatan Tesis

CIRI-CIRI TESIS
Ciri-ciri TESIS yang membedakannya dengan skripsi adalah sebagai berikut:
  1. Pembahasan tesis terfokus pada salah satu isu sentral yang mencakup satu disiplin ilmu yang ditempuh oleh mahasiswa
  2. Menggunakan data primer sebagai data utama. Data primer merupakan data yang diperoleh langsung dari sumber asli atau berasal dari sumbernya langsung seperti dari hasil observasi, wawancara, maupun angket.
    Sementara data sekunder hanya sebagai penunjang. Data sekunder merupakan data yang diperoleh secara tidak langsung melalui media perantara oleh seorang peneliti. Misalnya catatan, data, atau laporan dari peneliti lain yang dipublikasikan maupun tidak dan tersusun dalam suatu arsip
  3. Kajian yang mendalam dan berfokus pada suatu penemuan baru pada suatu bidang ilmu
  4. Variabel penelitian bisa lebih dari dua dan dapat juga dikatakan lebih banyak dibandingkan variabel penelitian skripsi yang hanya 1 atau 2 variabel penelitian.
  5. Diangkat dari pengalaman empirik dan dipaparkan secara deskriptif dan analitis.


STRUKTUR TESIS

Struktur penulisan tesis menggunakan struktur umum penulisan karya tulis ilmiah yang terdiri dari bagian awal, isi, dan akhir. Pada bagian awal berisi sampul luar, sampul dalam, persetujuan pembimbing, pengesahan tim penguji, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, dan lampiran.

Bagian inti terdiri dari bab 1 pendahuluan, bab 2 landasan teori, bab 3 metode penelitian, bab 4 hasil penelitian, bab 5 pembahasan dan bab 6 penutup. Sedangkan bagian akhir tesis terdiri dari daftar pustaka dan daftar lampiran.

Nah, sudah tahu kan pengertian dan ciri-ciri tesis? Jika anda masih mengalami kesulitan dalam membuat tesis, silahkan anda hubungi Jasa Bimbingan Pembuatan Tesis: GP Research ke nomor 021-22420698 - 081285170003 - 087877244450 atau 085105211415

Apa itu Skripsi?

Apa Itu Skripsi - Jasa Pembuatan Skripsi, Tesis dan Disertasi. Skripsi biasanya ditulis oleh mahasiswa untuk memenuhi persyaratan memperoleh gelar sarjana di jenjang strata 1 (S1) dan ditulis berdasarkan kaidah penulisan yang disepakati oleh masyarakat keilmuan. Skripsi merupakan karya tulis ilmiah pendapat dari hasil penelitian atau percobaan yang dilakukan penulis berdasarkan teori yang ditulis oleh ahli-ahli.
Baca: Cara Membuat Makalah
Pendapat tersebut didukung dari data empiris-objektif yang diperoleh dari observasi lapangan, penelitian di laboratorium, maupun studi kepustakaan.Penulisan skripsi akan menggambarkan pengetahuan dan keterampilan penulis dalam memahami, menganalisis, dan menjelaskan masalah yang sesuai dengan bidang keilmuan yang diambilnya.

Dalam penulisan skripsi, mahasiswa akan dibimbing oleh satu atau dua orang dosen pembimbing di perguruan tinggi mahasiswa tersebut mengambil studi. Proses penyusunan skripsi secara umum adalah pengajuan judul skripsi.
Baca juga: Tips Membuat Judul Skripsi
Setelah itu, pengajuan proposal skripsi yang berisi:
  • Bab 1 Pendahuluan
    (Baca: Contoh Kata Pengantar Skripsi)
  • Bab 2 Landasan Teori, dan
  • Bab 3 Metode Penelitian. Setelah pengajuan proposal disetujui, maka mahasiswa akan melakukan sidang proposal skripsi.
Setelah dinyatakan lulus, maka mahasiswa akan melanjutkan penelitiannya dan kemudian menuliskan hasil penelitiannya pada bab 4 dan kesimpulan di bab 5 dan disertai lampiran dan daftar pustaka. Setiap tahapan bab, mahasiswa selalu melakukan diskusi dengan dosen pembimbing.
Baca juga: Lebih Baik Jasa Bimbingan Tesis Dari Pada Dibuatkan
Proses bimbingan pun biasanya masuk di dalam kriteria penilaian. Setelah seluruh bab dalam karya ilmiah selesai, maka mahasiswa akan mempresentasikan hasil skripsinya di depan Dosen Penguji. Presentasi ini sering disebut Sidang Tugas Akhir.

Setelah dinyatakan lulus sidang, mahasiswa akan melakukan proses revisi sesuai masukan Dosen Penguji untuk menyempurnakan karya tulisnya.
Baca juga: Tips Membuat Makalah Yang Benar
Ciri-ciri skripsi yang perlu diperhatikan mahasiswa adalah sebagai berikut:
  1. Menggunakan bahasa baku
    Dalam menulis skripsi, mahasiswa tidak dapat menggunakan bahasa yang santai seperti digunakan dalam pergaulan sehari hari namun menggunakan bahasa yang baik dan benar sesuai dengan kaidah Ejaan Bahasa Indonesia.
  2. Struktur yang sistematis
    Skripsi memiliki struktur penulisan yang biasanya setiap perguruan tinggi memiliki aturan bakunya. Seperti yang dijelaskan di atas, secara umum skripsi memiliki 5 bab dan disertai daftar pustaka serta lampiran.
  3. Ilmiah
    Dalam menulis skripsi, mahasisha tidak boleh memberikan pendapat secara subjektif namun harus secara imiah yaitu dapat dibuktikan kebenarannya berdasarkan data dan fakta yang objektif.
Baca juga: Cara Membuat Makalah Terbaru
Dalam menulis skripsi, penulis harus memiliki beberapa sikap seperti:

Sikap Ingin Tahu
Dalam menulis skripsi, seorang mahasiswa perlu membiasakan diri menggunakan alat inderanya untuk menyelidiki sebuah permasalahan. Dengan adanya sikap ingin tahu, maka mahasiswa akan menunjukkan semangat dan kesungguhan dalam melakukan penelitian karena mahasiswa tersebut menginginkan jawaban dari permasalahan yang ada.

Sikap Kritis
Sikap kritis menjadikan seseorang tidak mudah menerima kesimpulan tanpa data dan bukti yang akurat. Dalam menulis skripsi, data dan fakta yang objektif merupakan hal yang mutlak untuk mendukung sebuah kesimpulan.

Seorang yang memiliki sikap kritis akan bersedia mengubah pendapatnya berdasarkan fakta dan data yang akurat. Tanpa sikap kritis, maka seorang mahasiswa bukan tak mungkin jika melakukan kesalahan dalam membuat kesimpulan.

Sikap Menghargai Karya Orang Lain
Seorang mahasiswa akan selalu menyebutkan sumber ketika ia menggunakan teori atau karya orang lain dalam penyusunan skripsinya. Mahasiswa yang menghargai orang lain tidak akan mengakui dan memandang karya orang lain sebagai karyanya. Penggunaan teori dan sumber lain akan dicantumkan secara langsung dalam paragraf pembahasan maupun dituliskan dalam bagian Daftar Pustaka.

Sikap Ketekunan
Mahasiswa yang mudah menyerah dalam penulisan skripsi akan menemui kesulitan untuk meyelesaikan karyanya. Dalam menulis skripsi sangat dibutuhkan sikap tekun dan pantang menyerah karena banyak hal detail yang harus dikerjakan dalam penulisan skripsi.

Demikian penjelasan secara umum mengenai apa itu skripsi. Sudah mengenal dan memahami tentang skripsi, bukan?

Jika anda masih mengalami kesulitan dalam menyusun skripsi, silahkan anda hubungi Jasa Bimbingan Pembuatan Skripsi: GP Research Consulting di  nomor 021-22420698 - 081285170003 - 087877244450 atau 085105211415

Ditulis oleh: Era Yustika

Tips Menulis Karya Ilmiah

Tips Menulis Karya Ilmiah - Jasa Pembuatan Tesis. Karya ilmiah merupakan laporan tertulis yang memaparkan hasil penelitian yang memenuhi etika keilmuan dan disusun dengan sistematika penulisan tertentu dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Karya tulis bermanfaat untuk melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektif, melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber, meningkatkan pengorganisasian fakta atau data secara jelas dan sistematis, meningkatkan keterampilan menganalisis, dan memperoleh kepuasan itelektual. Karya tulis juga dapat menjadi bagai bahan acuan atau penelitian pendahuluan untuk penelitian selanjutnya.

Baca: Cara Membuat Makalah

Bahasa yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah adalah bahasa baku dan menggunakan bahasa keilmuan, yaitu ragam bahasa yang menggunakan istilah-istilah keilmuan yang khusus dan hanya dapat dipahami oleh pakar pada bidang tertentu.

Untuk itu, karya tulis seharusnya ditulis oleh orang yang mendalami bidangnya sehingga karya ilmiah yang dihasilkan menggali suatu permasalahan secara mendalam. Namun, tidak jarang orang melakukan beberapa kesalahan umum dalam penulisan karya ilmiah.

Baca juga: Tips Membuat Makalah Yang Benar

Untuk itu, kita perlu mempelajari kesalahan umum tersebut sehingga kita dapat menulis karya tulis yang benar.
Berikut kesalahan-kesalahan umum yang sering terjadi:

1. Tidak Memerhatikan Struktur Karya Tulis
Karya ilmiah memiliki sistematika penenulisan yang berbeda dengan karya tulis lainnya.
Sistematika penulisan karya ilmiah perlu dipatuhi dengan struktur umum sebagai berikut:
    Bab I Pendahuluan
      • 1.1 Latar Belakang Masalah
      • 1.2 Pembatasan Masalah
      • 1.3 Rumusan Masalah
      • 1.4 Tujuan Penelitian
      • 1.5 Manfaat Penelitian
        Bab II Landasan Teori

        Bab III Metode Penelitian

        Bab IV Hasil dan Pembahasan
        • 4.1 Hasil
        • 4.2 Pembahasan

        Bab V Kesimpulan dan Saran
        • 5.1 Kesimpulan
        • 5.2 Saran
        Penulis karya ilmiah tidak dapat menghilangkan salah satu atau bagian yang lain dalam struktur karya tulisnya. Namun, tak jarang banyak orang menuliskan isi dari bagian struktur karya tulis tidak sesuai dengan yang seharusnya. Misalkan, di bagian latar belakang terlalu banyak mengambil porsi bab II Lansasan teori.

        Baca juga: Sekilas Tentang Tesis

        2. Kurang Memerhatikan Penulisan Sesuai dengan EBI (Ejaan Bahasa Indonesia) 
        Karya tulis merupakan suatu tulisan yang memerhatikan suatu sistem penulisan tertentu sehingga sangat perlu mengecek tulisan kita sudah sesuai dengan EBI atau belum.

        Menulis karya tulis sesuai EBI menunjukkan sikap konsisten dan keseriusan penulis.
        Penggunaan kalimat yang efektif juga diatur dalam EBI dan bermanfaat dalam penulisan karya ilmiah.  Seringkali orang membuat kalimat yang boros dan bertele-tele bahkan menimbulkan makna yang ambigu. Hal tersebut tentu bukan merupakan ciri khas bahasa karya tulis ilmiah yang baik.

        3. Mengurangi Kesalahan Ketik (typo)
        Karya tulis yang ditemukan kesalahan ketik dapat membuat karya tulis tersebut diragukan kebenarannya.  Sangat beruntung sekali sekarang ada pengecekan typo secara online di typoonline.com.  Website ini sangat membantu kita untuk mengecek kesalahan ketik. Selain itu, kita juga dapat meminta bantuan orang lain untuk membaca dan mengecek kesalahan ketik karya tulis kita.

        4. Sinkronisasi Antara Situasi Yang Ada di Uraian Teks Dengan Yang Ada di Daftar Pustaka
        Seringkali sitasi yang ada pada teks karya ilmiah tidak sinkron dengan yang ada di daftar pustaka. Padahal sitasi pada teks yang merujuk pada daftar pustaka dapat membantu pembaca melacak pustaka yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah. Hal ini tentu menimbulkan kerancuan dan membingungkan pembaca.

        Baca juga: Contoh Kata Pengantar Skripsi

        Karya tulis jadi terlihat ditulis secara asal-asalan dan tidak meyakinkan. Kita perlu memilii pertanggungjawaban ilmiah yang harus memenuhi kaidah sitasi penyebutan sumber tulisan yang jelas dan memenuhi kaidah penulisan yang berkaitan dengan teknik kutip mengutip penulisan kata, frasa, dan kalimat yang sesuai dengan kaidah bahasa yang baik dan benar.

        Setelah mengetahui kesalahan umum di atas, sebagai seorang penulis karya ilmiah hendaknya kita terus belajar menulis sesuai dengan ketentuan penulisan karya tulis ilmiah yang berlaku.

        Jika anda masih mengalami kesulitan dalam membuat karya ilmiah, silahkan anda hubungi Jasa Bimbingan Pembuatan Tesis: GP Research ke nomor 021-22420698 - 081285170003 - 087877244450 atau 085105211415

        Ditulis oleh: Era Yustika 

        Jasa Pembuatan Tesis Murah

        GP Insight Consulting merupakan konsultan yang memberikan jasa bimbingan skripsi, tesis, dan disertasi, serta pengolahan data statistik. Didukung dengan tim yang ahli dibidangnya dan pengalaman lebih dari 15 tahun sebagai konsultan bimbingan skripsi, tesisi dan disertasi baik untuk mahasiswa local maupun luar negeri membuat kami yakin dapat memberikan kualitas yang terbaik kepada klien kami.

        Kami hadir dan terlibat penuh dalam bisnis konsultan skripsi, tesisi dan disertasi dengan alasan untuk sharing pengetahuan di bidang metodologi dan statistic kepada mahasiswa. Dalam proses penyusunan skripsi, tesisi dan disertasi ini, kami selalu menekankan pentingnya proses bimbingan, dimulai dari telaah jurnal internasional, pembuatan model penelitian, penyusunan alur pikir metodologi, interprestasi hasil statistik. Dengan demikian, kami harapkan klien dapat benar-benar menguasai secara utuh atas hasil sebuah karya ilmiah.

        Dalam setiap proses bimbingan kami selalu berusaha maksimal agar proses bimbingan dapat dilakukan secara langsung/tatap muka, hal ini kami lakukan untuk menciptakan adanya proses timbal balik /diskusi yang cair antara pembimbing dengan klien kami.
        Terdapat beberapa keuntungan menggunakan jasa kami:
        1. Efektifitas waktu penyelesaian skripsi, tesisi, disertasi, dan olah data statistic
        2. Transfer pengetahuan dilakukan secara komprehensif baik dari sisi metodologi maupun teori
        3. Harga terjangkau dan pembayaran dilakukan secara bertahap
        4. Fleksibilitas waktu bimbingan
        5. Dijamin kerahasiaan dan Orisinalitasnya
        6. Dibimbing oleh tim yang berpengalaman dan ahli dibidangnya

        Advice kami;

        Akhir-akhir ini cukup banyak di dunia online /internet yang menawarkan jasa skripsi, tesisi dan disertasi dan olah data statistic, untuk meminimalkan risiko, kami sarankan untuk memastikan perusahaan/individu yang memberikan jasa tersebut sebelum memutuskan menggunakan jasa yang ditawarkan. Hal ini antara lain dapat dilakukan dengan:
        1.Mengunjungi kantor perusahaan/individu yang memberikan jasa
        2. Memastikan keahlian pembimbing skripsi, tesisi dan disertasi
        3. Memastikan bahwa proses bimbingan dilakukan sampai klien memahami secara utuh atas karya yang ditulis atau sampai mahasiswa lulus sidang.


        Contoh Tesis Pendidikan

        Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar

        Peningkatan kualitas Pendidikan Dasar berdasarkan petunjuk dari Depdikbud ( 1996 ), khususnya pada sekolah dasar harus dilaksanakan secara terpadu, sistematis, bertahap dan berkesinambungan.
        Hal ini dilaksanakan terhadap :

        1. Kesiswaan,terutama yang menyangkut aspek terjadinya drop out dan mengulang kelas, pembinaan pertumbuhan fisik siswa dan pembinaan mutu proses dan hasil belajarnya.
        2. Ketenagaan, baik guru maupun non guru ;
        3. Kurikulum serta sarana dan prasarana ;
        4. Penyediaan dana dan pengelolaannya ;
        5. Organisasi dan manajemen sekolah ;
        6. Proses belajar mengajar
        7. Kerjasama sekolah dan masyarakat melalui komite sekolah

        Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar terdapat banyak faktor penentu keberhasilannya. Akan tetapi yang dipandang sebagai kunci utamanya adalah pengelolaan sekolah, sedangkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan Sekolah Dasar tersebut sangat ditentukan oleh kepemimpinan kepala sekolah.

        Keberhasilan pengelolaan sekolah ditentukan pula oleh pengelolaan situasi dan kondisi kelas ( pengelolaan kelas ) pengelolaan kelas yang baik merupakan whana bagi terjadinya interaksi belajar mengajar yang baik dalam rangka meningkatkan kualitas proses dan hasil pendidikan. Pengelolaan kelas yang efektif dan efesien harus didukung oleh motivasi dan kompetensi serta kreatifitas guru yang bersangkutan.
        Bertolak dari uraian diatas dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa keberhasilan peningkatankualitas pendidikan di sekolah dasar akan ditentukan oleh keberhasilan guru kelas dalam pengelolaan kelasnya yang lebih efektif.

        Pengelolaan kelas yaitu kepemimpinan atau ketatalaksanaan guru kelas dalam menyelenggarakan kelasnya. Hal ini mencakup kegiatan – kegiatan menciptakan dan memelihara kondisi yang optimal bagi terselenggaranya proses belajar mengajar yang efektif ( Ametembun, 1981 : 3 ). Pengelolaan kelas yang efektif merupakan “ conditiosine quo non “ ( persyaratan mutlak ) bagi terselenggaranya proses belajar mengajar yang efektif.

        Dalam peranannya sebagai pengelola kelas, guru hendaknya mampu mengelola kelas sebagai lingkungan belajar serta merupakan aspek dari lingkungan sekolah yang perlu di organisir lingkungan ini diatur dan diawasi agar kegiatan-kegiatan belajar terarah kepada tujuan-tujuan pendidikan. Pengawasan terhadap lingkungan belajar turut menentukan sejauh mana lingkungan tersebut menjadi lingkungan belajar yang baik. Lingkungan yang baik ialah lingkungan yang bersifa tmanantang dan merangsang siswa untuk belajar,memberikan rasa aman dan kepuasan dalam mencapai tujuan ( Uzer Usman,1995;10 ).

        Sebagai pengelola kelas guru bertanggung jawab memelihara lingkungan kelasnya agar senantiasa menyenangkan untuk belajar dan mengarahkan atau membimbing proses-proses intelelktual dan sosial didalam kelasnya. Dengandemikian guru tidak hanya memungkinkan siswa belajar, tetapi juga mengembangkan kebiasaan bekerja dan belajar secara efektif dikalangan siswa.

        Tindakan pengolahan kelas adalah tindakan yang dilakukan guru dalam rangka penyediaan kondisi yang optimal agar proses belajar mengajar berlangsung efektif. Tindakan guru tersebut dapat berupa tindakan pencegahan yaitu dengan jalan menyediakan kondisi baik fisik maupun kondisi sosio-emosional sehingga terasa benar peserta didik rasa kenyamanan dan keamanan untuk belajar ( Rohani,1990;120 )
        Tindakan lain dapat berupa tindakan korektif terhadap tingkah laku peserta didik yang menyimpang dan merusak kondisi optimal bagi proses pembelajaran berlangsung.
        Guru sebagai peran utama dalam pengelolaan kelas harus menyadari bahwa suasana atau kondisi kelas yang tertib merupakan suatu persyaratan perting bagai terwujudnya proses pembelajaran yang efektif. Kondisi kelas yang tertib dimana orang-orang yang tergabung dalam suatu organisasi tunduk pada peraturan yang telah ada dengan senang hati.( Ametembun,1981;9 )

        Sebagai landasan bagi terciptanya kondisi kelas yang efektif maka pembinaan disiplin kelas harus diarahkan kepada pengaturan orang-orang selain fasilitas dalam kelas. Dalam hal ini penulis menaruh perhatian kepada pengaturan posisi tempat duduk sisiwa merupakan strategi guru dalam menanggulangi masalah-masalah yang sedang di hadapi di dalam kelas.

        Dalam melaksanakan tugasnya dikelas guru sering berhadapn dengan masalah-masalah yang terkait prilaku peserta didik yang menyimpang dan merusak kondisi bagi terciptanya proses pembelajaran yang sedang berlangsung.

        Tugas dan tanggungjawab utama seorang guru adalah mengelola pengajaran serta lebih efektif, dinamis, efisien dan positif yang di tandai dengan adanya kesadaran dan ketrerlibatan aktif diantara dua subyek pengajaran;guru sebagai penginisiatif awal dan pengarah serta pembimbing, sedang peserta didik sebagai yang mengalami dan terlibat aktif untuk memperoleh perubahan diri dalam pengajaran.

        Cara Membuat Makalah

        cara-membuat-makalah
        Makalah merupakan tulisan resmi tentang suatu pokok yg dimaksudkan untuk dibacakan di muka umum atau dalan suatu persidangan dan yang sering disusun untuk diterbitkan biasanya yang membuat makalah disini adalah mahasiswa, namun sekarang anak SMP dan SMA sudah diajarkan tentang hal ini.
        Sebagai mahasiswa, tentu banyak sekali tugas makalah yang diberikan oleh dosen di Universitas, hampir tiap minggu. Cara Membuat Makalah Yang Baik dan Benar tidak semua mahasiswa memahaminya, karena Makalah merupakan karya tulis yang bentuknya formal, sehingga semua kata dan kalimat yang terdapat disana haruslah mengikuti kaidah EYD yang baik dan benar.

        Bagi Mahasiswa yang ingin mengetahui informasi Cara Membuat Makalah Yang Baik dan Benar, berikut rangkuman caranya:

        Langkah-Langkah Dalam Membuat Makalah:
        1. Sebelum memulai membuat makalah maka anda wajib mempelajari dan menganalisa topik yang akan ditulis.
        2. Menyusun pola pikir.
        3. Mengumpulkan bahan-bahan materi.
        4. Dalam menulis sebuah makalah kita dituntut untuk:
        - Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar
        - Menyusun kalimat agar lebih mudah dipahami
        - Singkat, padat, dan jelas dalam uraian
        - Rangkaian uraian yang berkaitan

        Struktur Penulisan Makalah
        1. Lembar Judul atau Jilid
        - Judul makalah
        - Nama dan Nim
        - Nama dan Tempat Perguruan Tinggi
        - Tahun
        2. Lembar Pengesahan
        3. Kata Pengantar
        4. Daftar Isi
        5. Daftar Gambar
        6. Daftar Tabel
        7. Tubuh Makalah
        a. Pendahuluan : Terbagi menjadi 3 Sub Bab
        1. Latar belakang
        2. Ruang lingkup
        3. Maksud dan tujuan penulisan
        b. Pembahasan
        c. Penutup
        - Kesimpulan
        - Saran
        d. Daftar Pustaka
        e. Lampiran

        Format Ukuran Kertas dan Sampul Pembuatan Makalah
        a. Kertas : A4 80 gram
        b. Sampul : Kertas Buffalo warna Kuning
        c. Font : Arial
        d. Size : 12
        e. Spasi : 1,5
        f. Margin
        - Atas : 4 cm
        - Kiri : 4 cm
        - Bawah : 3 cm
        - Kanan : 3 cm
        g. Makalah ditulis minimal 10 halaman belum termasuk halaman Judul, Lampiran, dan Daftar Pustaka.
        h. Nomor Halaman
        - Letak di kanan atas
        - Angka i,ii,iii,dst. Mulai dari kata pengantar sampai dengan sebelum Bab Pendahuluan.
        - Angka 1,2,dst. Mulai dari Pendahuluan sampai dengan akhir.

        Itu tadi tahapan-tahapan dalam penyusunan makalah, baca juga Contoh Kata Pengantar Makalah





        Paling Banyak Dibaca

        • ()