Data Dalam Pembuatan Tesis

Tesis adalah suatu produk karya ilmiah yang dihasilkan berdasarkan pada sebuah penelitian yang dilakukan dalam waktu tertentu. Data dalam pembuatan tesis merupakan suatu komponen yang diperlukan agar tesis itu sendiri dapat menghasilkan sebuah kesimpulan.

data-MennasDosbin [Public domain], via Wikimedia Commons

MennasDosbin via Wikimedia Commons

Menurut Siyoto dan Sodik (2015) data merupakan sesuatu yang dikumpulkan oleh peneliti berupa fakta empiris yang digunakan untuk memecahkan masalah. Selain untuk memecahkan masalah suatu data juga digunakan untuk menguji suatu hipotesis.

Namun dalam penggunaannya diperlukan tahapan pengolahan data agar pembaca dapat memahami hasil dari data tersebut.

Ketika seseorang menentukan suatu tema untuk tesisnya bisa jadi data yang diperlukan mudah didapatkan atau pun sulit untuk didapatkan. Karena pada dasarnya data memiliki beberapa jenis tergantung klasifikasinya.

Untuk pembagian data dapat dijelaskan dari uraian dibawah ini :

1. Data Berdasarkan Sumbernya

Berdasarkan sumber mendapatkannya data di kelompokkan menjadi dua jenis yakni :
  • Data Primer

Data primer merupakan data yang didapatkan langsung dari sumbernya. Untuk mendapatkan data primer kita diharuskan mengumpulkan secara langsung. Metode pengumpulan data primer biasanya dilakukan dengan Kuisioner, Observasi, Wawancara, dan Focus Group Discussion (FGD)

  • Data Sekunder

Data sekunder merupakan data yang didapatkan dari hasil penelitian-penelitian sebelumnya. Baik penelitian berbentuk Jurnal, Buku, laporan dan Hasil Karya Ilmiah Lainnya. Dalam penggunaan data sekunder kita wajib mencantumkan sumber asli, sebagai bentuk penghargaan terhadap orang yang sudah melakukan penelitian tersebut.

2. Data Berdasarkan Sifatnya

Berdasarkan pada sifatnya data dibagi menjadi dua jenis yakni :
  • Data Kualitatif

Data kualitatif merupakan data yang bentuknya bukan angka. Pengumpulan data ini biasanya dengan menggunakan cara Kuisioner, Observasi, Analisa Dokumen, FGD, dan pemotretan gambar. Hasil akhir dari data kualitatif biasanya berupa kata-kata yang dituangkan dalam laporan. Walaupun bukan berupa angka data kualitatif tetap bisa digunakan untuk melakukan analisis statistik.
  • Data Kuantitatif

Data kuantitatif merupakan data yang berupa angka atau bilangan. Dalam penggunannya data ini biasa diolah dengan menggunakan suatu analisa statistik yang fungsinya untuk menemukan sebuah kesimpulan dari data yang didapat.

Ketika kita berbicara data kuantitatif maka kita akan membahas mengenai bagaimana proses atau cara mendapatkannya dan tipe skala pengukuran yang digunakan.

Berdasarkan proses atau cara mendapatkannya data kuantitatif terbagi menjadi dua jenis yakni :
  • Data Diskrit

Data diskrit merupakan data yang diperoleh dengan cara menghitung. Dalam data ini biasanya yang dihasilkan adalah bilangan bulat. Untuk jenis data ini biasanya ditemukan pada penelitian eksak.
  • Data Kontinum

Data kontinum merupakan data hasil dari sebuah pengukuran. Nilai dari data ini bisa berupa bilangan bulat maupun pecahan. Untuk data kontinum sendiri biasanya dipergunakan dalam penelitian eksak maupun sosial.

Data Kwantitatif Berdasarkan Skala Pengukuran

Berdasarkan skala pengukurannya data kwantitatif dikelompokkan menjadi :
  • 1. Nominal

Data nominal merupakan data yang didapatkan dengan mengelompokkan objek berdasarkan kategori tertentu. Jenis data ini biasanya tidak dapat diolah menggunakan analisa matematika.
  • Data Ordinal

Data Ordinal merupakan data yang dihasilkan dengan cara menyusun secara berjenjang untuk menggambarkan tingkatan atau urutan data. Jenis data ini dapat dianalisa menggunakan analisa matematika namun bukan berupa penjumlahan dan pengurangan.
  • Data Interval

Data interval merupakan gabungan sifat dari data nominal dan data ordinal. Data ini dapat dikelompokkan berdasarkan kriteria yang diinginkan.
  • Data Rasio

Data rasio merupakan gabungan sifat dari data nominal, data ordinal, dan data interval. Kelebihan data rasio adalah memiliki nilai 0 mutlak dan dapat diolah dalam analisa dasar matematika.

3. Data Berdasarkan Waktu Pengumpulannya

Berdasarkan waktu pengumpulannya data dapat dikategorikan menjadi dua, yakni :

a. Data Berkala

Data ini dikenal dengan istilah data Time Series, dimana dikumpulkan secara berkala dari waktu ke waktu dengan tujuan untuk mengetahui perkembangan suatu objek penelitian.

b. Data Cross Section

Ini merupakan data yang diperoleh dari waktu yang telah ditentukan untuk mendapatkan gambaran kondisi pada waktu tertentu.

Dalam menentukan data-data yang diperlukan dalam penyusunan tesis memang tidak mudah, jika anda Anda kesulitan terkait dengan metode pengumpulan data, pengolahan data dan analisa data jangan ragu untuk berkonsultasi dengan kami di bimbingantesis.com .